Inilah SYUJA’UL AQRA’, Ular Paling Kejam di Dunia

4
942
alwaliyah | Tahukah anda, faktanya bahwa masih terdapat banyak ciptaan Allah SWT yang belum ditemukan ?. Mungkin dapat dikatakan bahwa apa yang telah diketahui manusia hari ini hanyalah sekelumit kecil temuan dari ribuan keberadaan makhluk Allah yang belum diketahui. Hal ini karena sesungguhnya manusia adalah lemah, ilmu yang dimilikinya terhadap sesuatu masihlah sedikit. Itulah sebabnya bahwa apapun yang ditemukan hari ini dan seterusnya tidaklah membuat apa yang ditemukan itu lengkap secara terperinci akan tetapi tetaplah terdapat didalamnya sisi kelemahan dan kekurangan.
 
Butiran rahasia yang Allah tanamkan di bumi sangatlah banyak sekali. Apa yang telah ditemukan hari ini hanyalah satu kecil pengetahuan dari 1000 ilmu yang masih tertanam dalam pasir ilmu Allah pada bumi ini. Oleh karenanya untuk menemukan beberapa makhluk Allah lainnya tidaklah dapat kita ditemukan melaikan beberapa bantuan dari unsur wahyu Allah dalam kitabnya dan qaul Rasulullah SAW dalam hadistnya.
Namun tahukah anda, bahwa diantara beberapa makhluk Allah dibumi ini terdapat satu contoh makhluk rahasia yang hidup tanpa diketahui keberadaannya ? makhluk ini telah diciptakan oleh sang Maha Penguasa memiliki penciptaan unik dan aneh dari beberapa unsur pembuatannya. Apakah contoh salah satu hewan rahasia yang dimaksudkan ini ? dimanakah ia berada ? dan fungsi apakah diturunkan Allah ke bumi ini ? simak penjelasannya.
 
Salah satu contoh makhluk rahasia itu adalah Syuja’ul Aqra. Ia adalah beberapa ekor ular yang sangat panjang dan matanya terbuat dari api neraka. Demikian lah yang telah dikatakan didalam kitab Tanbihul Ghafilin, bahwa ular ini memiliki mata yang memerah lagi panas, panas ini berasal dari api neraka, kukunya terbuat dari besi. Mengenai panjangnya, Alllah membuat ular ini berukuran panjang seperti perjalanan sehari semalam.
 
Syuja’ul Aqra, dikenal sebagai ular penyiksa, ia dibuat memang untuk menyiksa manusia yang durhaka dalam kubur. Namun ular ini tercipta hanya khusus mendatangi pada mereka yang meninggalkan ibadah shalat dalam hidupnya. Dalam beberapa keterangan riwayat menyebutkan, bahwa ketika seorang nanti meninggal lalu ia masuk kedalam kubur namun ia tidak pernah melakukan ibadah shalat selama hidupnya, maka ular ini akan bicara :
 
“Aku adalah Syuja’ul Aqra’, Tuhan telah memerintahkan aku untuk memukul engkau lantaran engkau telah mengakhirkan shalat subuh sampai terbitnya matahari, (akulah jua yang akan) memukuli engkau karena engkau mengakhirkan dzuhur sampai kepada asar, juga memukul engkau karena telah mengakhirkan shalah ashar sampai datang waktu shalat maghrib, memukul engkau juga karena engkau telah mengakhirkan shalat maghrib sampai datang waktu shalat isya, serta memukul engkau karena engkau telah mengakhirkan shalat isya sampai terbit fajar.”
 
Setelah ular ini berbicara kepada sang hamba durhaka diatas, maka ular ini memukul manusia tersebut satu pukulan hingga ruh mayit tersiksa tadi turun kebumi sedalam 70 dzira’ (kurang lebih 70 meter) dan siksaan itu tidak akan berhenti sampai datang hari kiamat. Dalam riwayat lain tertuliskan bahwa Ular yang bernama Syuja’al-Aqro’ akan datang pada orang-orang yang meninggalkan sholat. Ular syuja’al aqro’ itu tercipta dari api neraka, kukunya terbuat dari besi, dan setiap kuku panjangnya seperti ukuran perjalanan satu hari. Ular itu akan berkata kepadanya :
 
“Aku ini Syuja’al-Aqro’, suaranya bagaikan petir yang menyambar, dan ular itu berkata: “Tuhanku menyuruhku agar memukulmu karena telah menyia-nyiakan sholat shubuh dari shubuh sampai dzuhur, dan agar memukulmu karena telah menyia-nyiakan sholat dzuhur dari dzuhur sampai asar, dan agar memukulmu karena menyia-nyiakan sholat asar dari asar sampai magrib, dan agar memukulmu karena menyia-nyiakan sholat magrib dari magrib sampai isya, dan agar memukulmu karena menyia-nyiakan sholat isya dari isya sampai shubuh. Ketika ular itu memukulnya satu kali pukulan, maka yang dipukulnya masuk kedalam tanah sedalam ukuran 70 hasta, lalu ular Syuja’al-Aqro’ memasukkan kuku-kukunya kebawah tanah dan kemudian mengeluarkannya kembali, dan siksaan itu tiada henti-hentinya sampai hari kiamat, maka kita mohon perlindungan kepada Allah dari siksa kubur.” (Qurtubi -Qurratul ‘uyun- hlm.4).
 
Inilah ular Syuja’ul Aqra’ yang ganas dan bingas, ia adalah ular buatan Allah yang siap menghancurkan mereka yang tidak mau melaksanakan ibadah shalat saat hidup. Berhati-hatilah, faktanya bukan ular ini saja yang menjadi sang penyiksa di alam kubur nanti, namun kemurkaan Allah jua akan turun sebagai tanda menjadi calon ahli neraka yang telah dipersiapkan oleh Allah SWT.
 
Semoga kita termasuk golongan yang selalu menjadi musallin, yaitu orang-orang yang shalat, beribadah dan selalu menjadi Rahmat Allah sebagai harapan penuh bagi kehidupan kita hari ini hingga nanti. Semoga Allah membimbing kita selalu dalam menjalani perintah-Nya. 
 
Lihat videonya dibawah ini : 
 
Sumber : Tgk. Habibie M. Waly S.TH

4 Komentar

    • Memberi nasehat atau pelajaran bagi teman kita seiman adalah dengan cara yang baik dan lemah lembut. Demikianlah yang dijalankan oleh bagindda Nabi kita Muhammad SAW.

      Seorang sahabat Umar bin Khattab saja
      yang dikenal sebagai orang yang paling keras wataknya dan juga ia termasuk orang yang sangat memusuhi islam pada awalnya namun karena ajaran baginda Nabi yang sangat lemah lembut dakwanya dan penuh dengan akhlak maka kerasnya hati sang umar
      dapat diluluhkan dengan cara santun
      nabi ini.

      Oleh karena itu maka demikian jugalah kita kepada keluarga ataupun untuk teman kita.

      Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda dalam sebuah hadits:

      فَإِنَّ الرِّفْقَ لَمْ يَكُنْ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ زَانَهُ وَلاَ نُزِعَ مِنْ شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ شَانَهُ

      “Sesungguhnya lemah lembut tidaklah ada pada sesuatu kecuali akan menghiasinya, dan tidaklah dicabut dari sesuatu kecuali akan memperkeruhnya”(HR. Abu Dawud, sanad: shahih).

      ادْعُ إِلَى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُمْ بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ إِنَّ رَبَّكَ هُوَ أَعْلَمُ بِمَنْ ضَلَّ عَنْ سَبِيلِهِ وَهُوَ أَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِينَ

      “serulah (manusia) kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk” (QS. An Nahl : 125).

      Ada 3 metode cara berdakwah dari rasulullah SAW :

      Dari Abu Sa’id Al Khudry -radhiyallahu ‘anhu- berkata, saya mendengar Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam bersabda, “Barang siapa di antara kamu yang melihat kemungkaran, maka hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan tangannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah (mengingkari) dengan lisannya, jika tidak mampu hendaklah ia merubah dengan hatinya, dan itulah keimanan yang paling lemah.” (HR. Muslim no. 49)

      Semoga jawaban ini bermanfaat da berguna

  1. Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
    Mohon maaf. Boleh tau gak hadist tentang Syujaul Aqro.
    Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

    • Waalaikumsalam. Terima kasih telah berkomentar. Hadist mengenai Syujaul Aqra bisa sdr. khairul lihat didalam kitab Kafsul Ghaibiyah, hal 118. kemudian didalam Qurtubi -Qurratul ‘uyun- hlm.4. Adapun hadist yang ditulis oleh beberapa para ulama ini tidaklah mencapai pada derajat hadist shahih. namun terdapat beberapa pendapat para sahabat nabi seperti yang disetujui oleh sahabat Ibnu Abbas didalam kitab Tanbihul Ghafilin bahwa beliau menyetujui adanya ular ini. Demikian juga yang disetujui oleh Syeikh Muhammad Daud Al-Fathani dan pengarang kitab Qurratul ‘Uyun oleh Imam al-Qurtubi, seorang ahli tafsir Al-Quran.

Tinggalkan balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here