Jika Lelaki Surga Dapat Bidadari, Bagaimanakah Dengan Perempuan ?

Saya ingin bertanya, jikalah semua laki-laki masuk surga nanti maka mereka akan mendapatkan puluhan bahkan ribuan bidadari didalamnya, pertanyaan saya adalah:

  1. Jika semua laki-laki diberikan Allah puluhan bidadari, apakah bagi kaum peremuan akan mendapatkannya juga, mungkin sebutannya bidadara ?
  2. Jika seorang wanita telah menikah sebanyak dua kali disebabkan karena suami yang pertama telah meninggal, maka pertanyaan saya dengan siapakah nanti dia akan berkumpul di surga ?

Jawaban

Tidak ada istilah bidadara dalam surga, para wanita yang sholehah juga akan diberikan Allah ganjaran sepertimana laki-laki, jika para laki-laki diberi Allah biadadari maka para wanita mendapatkan para lelaki sholeh. Bahkan maksud biadadari yang dimaksudkan disini bisa jadi berasal dari para perempuan-perempuan yang sholehah.

وأن للرجل زوجتين من نساء الدنيا وبذلك يعلم اشتراك أهل الجنة جميعهم في الحور ونساء الدنيا

“Bagi orang laki-laki ada dua istri dari wanita-wanita istrinya semasa didunia, dengan demikian diketahui bahwa pria penduduk surga semuanya dalam kesamaan mengambil istri dari golongan bidadari serta wanita-wanita dunia.” [ Alfataawaa Al-Haditsiyah I/236 ].

Untuk dua pertayaan diatas maka dapat dijawab sebagai berikut :

Pertama: Berkenaan dengan laki-laki diberikan Allah puluhan bidadari, apakah bagi kaum peremuan akan mendapatkannya juga, maka jawabannya dapat kita lihat dalam sebuah hadist nabi sebagai berikut :

أن أم حبيبة قالت : يا رسول الله المرأة يكون لها في الدنيا زوجان لأيهما تكون في الجنة ؟ قال : تخير فتختار أحسنهم خلقاً كان معها في الدنيا فيكون زوجها ، يا أم حبيبة ذهب حسن الخلق بخير الدنيا والآخرة ) وأخرج الطبراني والخطيب عن أم سلمة رضي الله عنها أن النبي ( صلى الله عليه وسلم ) قال لها : ( يا أم سلمة إنها تخير فتختا أحسنهم خلقاً ، فتقول : يا رب هذا كان أحسنهم خلقاً في دار الدنيا فزوجنيه يا أم سلمة ذهب حسن الخلق بخير الدنيا والآخرة

Bahwasanya Ummu Habibah Berkata : “Wahai Rasulullah, salah seorang wanita di antara kami pernah menikah dengan dua, tiga, atau empat laki-laki lalu meninggal dunia. Dia masuk surga dan mereka pun masuk surga pula. Siapakah di antara laki-laki itu yang akan menjadi suaminya di surga?” Beliau menjawab, “Wahai Ummu Salamah, wanita itu disuruh memilih, lalu dia pun memilih siapa di antara mereka yang akhlaknya paling bagus, lalu dia berkata, ‘Wahai Rabb-ku, sesungguhnya lelaki inilah yang paling baik akhlaknya tatkala hidup bersamaku di dunia. Maka nikahkanlah aku dengannya’. Wahai Ummu Salamah, akhlak yang baik itu akan pergi membawa dua kebaikan, dunia dan akhirat.” (HR. At-Thobroony).

Berkenaan dengan pertanyaan kedua jawabanya sebagai berikut :

عن أسماء بنت أبي بكر كانت تحت الزبير بن العوام وكان شديداً عليها فأتت أباها فشكت ذلك إليه فقال لها: يا بنية اصبري فإن المرأة إذا كان لها زوج صالح ثم مات عنها ولم تتزوج بعده جُمع بينهما في الجنة

Dari Asma’ Binti Abi Bakar adalah Asma istri Zubair bin ‘Awam yang saat itu sakit keras, Asma mendatangi ayahnya dan mengadukan keadaan suaminya, Abu bakar berkata “Wahai anak perempuanku, sabarlah, Sesungguhnya wanita yang memiliki Suami shaleh dan meninggal, kemudian wanita tadi tidak menikah lagi setelahnya, keduanya dikumpulkan di surga” (Alfataawaa Al-Haditsiyah LI Ibni HAjar I/168 dan 36)

ان النبي صلى الله عليه وسلم قال: لكل امرئ منهم زوجتان اثنتان يرى مخ سوقهما من وراء اللحم، وما في الجنة أعزب

“Setiap orang di sana memiliki dua orang istri, di mana dia dapat melihat sumsum mereka dari balik dagingnya. Dan di surga tidak ada bujangan” (HR Muslim)

Semoga jawaban ini dapat memberi manfaat bagi kita semua, amin.

4 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like