Ternyata Fenomena Aneh Burung Mengitari Ka’bah ini Dijawab Allah Dalam Al-Quran

www.alwaliyah.com

alwaliyah.com | Ka’bah merupakan tempat paling suci di dunia. Selain ka’bah dijadikan sebagai arah kiblat shalat bagi semua masjid diseluruh dunia, kabah secara sains pun diakui sebagai tempat yang memiliki keajaiban tersendiri. Para ahli menyebutkan bahwa Ka’bah merupakan pusat dari titik garis dasar penetapan waktu dunia.

Mengenai hal ini Allah berfirman :

اِنَّ اَوَّلَ بَيْتٍ وُّضِعَ لِلنَّاسِ لَلَّذِيْ بِبَكَّةَ مُبٰرَكًا وَّهُدًى لِّلْعٰلَمِيْنَۚ.  فِيْهِ اٰيٰتٌۢ بَيِّنٰتٌ مَّقَامُ اِبْرٰهِيْمَ ەۚ وَمَنْ دَخَلَهٗ كَانَ اٰمِنًا ۗ وَلِلّٰهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ اِلَيْهِ سَبِيْلًا ۗ وَمَنْ كَفَرَ فَاِنَّ اللّٰهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعٰلَمِيْنَ

“Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan diberi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) Maqam Ibrahim. Barang siapa memasukinya (Baitullah) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.” (QS. Ali Imran [3]: 96-97).

Tentu ada banyak kelebihan lain yang dapat diteliti mengenai keajaiban ka’bah yang bisa ditela’ah, seacara ghaib pun ka’bah juga memiliki keajaiban yang dapat dirasakan setiap mereka yang melakukan amal ibadah didalamnya.

Namun tahukah anda bahwa baru-baru ini terdapat sebuah rekaman video yang memperlihatkan gerembolan burung-burung yang sedang mengitari ka’bah. Video ini menjadi viral dimedia sosial karena hewan yang tak berakal tersebut mengitari thawaf diatas ka’bah sebagaimana manusia yang berthawaf, seolah-olah mereka mengetahui bahwa melewati ka’bah haruslah terlebih dahulu berthawaf sebelum melanjutkan perjalanan.

Tentu hal ini sangatlah luar biasa, bagaimana tidak Allah-lah dibalik semua kehendak ini. Bergerak thawafnya burung-burung diatas ka’bah juga tak lepas dari segala kehendak dan kekuasaan-Nya. Ka’bah merupakan ciptaan-Nya demikian jugalah burung. Burung dan hewan-hewan yang lain jugalah termasuk makhluk yang Allah ciptakan. Oleh karenanya semua makhluk baik yang kecil ataupun yang tidak bahkan yang didarat ataupun yang didalam laut luas semua tidak akan pernah lepas dari kun fayakun-nya Allah, selain itu mereka jugalah mengucap tasbih siang malam kepada Tuhan penciptanya.

Allah berfirman :

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمَاوَاتُ السَّبْعُ وَالأرْضُ وَمَنْ فِيهِنَّ وَإِنْ مِنْ شَيْءٍ إِلا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهِ وَلَكِنْ لا تَفْقَهُونَ تَسْبِيحَهُمْ

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, akan tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka.” [QS. Al-Israa’: 44]

Demikianlah yang terjadi pada burung yang baru-baru ini terlihat sedang mengitari ka’bah. Mereka bertasbih kepada Allah dalam setiap keadaan. Tentu dengan cara mereka sendiri yang tentu tidak dapat diketahui oleh manusia dan jin.

Allah berfirman :

تُسَبِّحُ لَهُ السَّمٰوٰتُ السَّبْعُ وَالْاَرْضُ وَمَنْ فِيْهِنَّۗ وَاِنْ مِّنْ شَيْءٍ اِلَّا يُسَبِّحُ بِحَمْدِهٖ وَلٰكِنْ لَّا تَفْقَهُوْنَ تَسْبِيْحَهُمْۗ اِنَّهٗ كَانَ حَلِيْمًا غَفُوْرًا

“Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada di dalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tidak ada sesuatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu tidak mengerti tasbih mereka. Sungguh, Dia Maha Penyantun, Maha Pengampun.” (Q.S Al-Furqan : 44)

Tidak hanya makhluk Allah yang bertasbih dan berdzikir, bahkan makhluk Allah yang tak bernyawa pun juga ikut bertasbih, seperti nasi yang selalu menjadi bahan makanan pokok manusia dalam tiap harinya. Faktanya sepertimana yang dikatakan oleh baginda Nabi Muhammad SAW bahwa nasi jugalah ikut berdzikir disaat kita memakannya. Salah seorang ahli tafsir Al-Quran dunia, yaitu Imam Ibnu Katsir telah menukil sebuah hadits Rasulullah SAW mengenai hal ini didalam kitabnya Al-Quranul Adhim :

عن ابن مسعود أنه قال؛ وَلَقَدْ كُنَّا نَسْمَعُ تَسْبِيحَ الطَّعَامِ وَهُوَ يُؤْكَلُ

Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu ia berkata: “Dan sungguh kami pun pernah mendengar makanan bertasbih ketika sedang dimakan.” [HR. Al-Bukhari (no. 3579)]

Masyaallah ternyata semua makhluk pada hakikatnya dicipatakan oleh Allah adalah untuk selalu beribadah kepada-Nya. Semua itu merupakan segala kekuasaan dari diri-Nya yang diciptakan dan didakan semata untuk menjadi bahan pelajaran bagi kita semua. Bahwa mereka saja yang tidak berakal tidak pernah lepas dari memuji sang Maha Pencitpa, apalagi kita sebagai manusia yang diberi kelengkapan tubuh yang sempurna, iman, akal dan pikiran yang tentu berbeda dari makhluk-makhluk lain yang Allah ciptakan. Inilah salah satu bahan itibar bagi kita semua sebagai manusia, bahwa segala sesuatu yang terjadi didunia ini tidak akan pernah lepas dibalik kudrat-Nya, termasuk burung mengitari ka’bah yang baru-baru ini terjadi. Semoga penjelasan ini bermanfaat bagi kita semua.

Sumber : Tgk. Habibie M. Waly S.TH

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like