Ilmuan Mencoba Meneliti Mukjizat Nabi Muhammad Dan Inilah Hasilnya

alwaliyah.com | Satu-satunya diantara nabi yang pernah Allah utus untuk muka bumi ini hanyalah Rasulullah SAW-lah yang dianugrahkan mukjizat yang banyak melebihi dari para nabi dan rasul lainnya. Walau demikian fakta mengenai baginda kita, tetaplah terdapat satu mukjizat terbaik dan terkuat dari yang lainnya, mukjizat ini adalah Al-Quranul Karim. Dari kitab suci inilah, berbagai bentuk ancaman bahasa, sains, syair, dan hantaman jaman dapat terkalahkan karena kekuatan super dari Al-Quran.

Jikalah Al-Quran sudah mulai diakui oleh arus globalisasi saat ini maka demikian juga mukjizat nabi lainnya, semuanya terikut dengan sendirinya saat Al-Quran telah menjadi sumber rujukan penting dalam sains modern. Salah satu dari mukjizat nabi selain Al-Quran itu yang sedang diteliti adalah “Terbelahnya Bulan oleh Rasulullah SAW”.

Bagaimanakah bukti sains mengungkapkan keberadaan mukjizat Rasulullah ini ? simak penjelasannya sebagai berikut :

Ilmuan Mencoba Meneliti Mukjizat Nabi Muhammad Dan Inilah Hasilnya

Dalam sebuah buku yang berjudul ‘Miracles of Al-Qur’an & As-Sunnah’ telah mengungkap fakta tersebut berdasarkan penelitian ilmuwan.

Dalam buku tersebut mengungkapkan bahwa salah seorang bernama Dawud Musa Pidcock yang berasal dari Inggris terkagum dengan keajaiban ini hingga dengan beberapa penilitan yang dilakukannya membuatnya masuk kedalam Islam.

Dikisahkan pada 1978 dahulu Pidcock menonton acara televisi dengan tema perjalanan luar angkasa. Salah seorang penyiar televisi bernama James Burke sedang mewawancarai tiga orang ilmuwan luar angkasa Amerika. Hasilnya Burke menemukan sebuah kesimpulan dari perjalanan para peneliti tersebut sebuah fakta yang menakjubkan, fakta yang dimaksudkan disini adalah bahwa mereka (Para astronot) menemukan Bulan pernah terbelah menjadi dua, kemudian menyatu kembali.

Ilmuan Mencoba Meneliti Mukjizat Nabi Muhammad Dan Inilah Hasilnya

Tentu apa yang para astronot ini katakan juga ditunjukkan dengan beberapa bukti fakta, adapun fakta itu dibuktikan oleh seorang ilmuwan bernama “Tom Watters” dari Smithsonian National Air and Space Museum mengatakan :

“Ada patahan pada bulan yang dinamakan Lobate Scarp. Diyakini bahwa patahan ini terjadi akibat material kerak Bulan yang saling mendorong sehingga terjadi retakan, Jadi, itu mengindikasikan bahwa sesuatu menyebabkan Bulan untuk mengalami pengerutan atau penyusutan,” kata Tom. Peneliti percaya bahwa Bulan memiliki sejarah geologis.

Fakta Al-Quran dan sunnah memanglah terbenarkan, berkenaan dengan terbelahnya bulan ini Allah telah merekamnya 1400 tahun yang lalu dalam Al-Quran :

اقْتَرَبَتِ السَّاعَةُ وَانشَقَّ الْقَمَرُ ﴿١﴾ وَإِن يَرَوْا آيَةً يُعْرِضُوا وَيَقُولُوا سِحْرٌ مُّسْتَمِرٌّ ﴿٢﴾ وَكَذَّبُوا وَاتَّبَعُوا أَهْوَاءَهُمْ ۚ وَكُلُّ أَمْرٍ مُّسْتَقِرٌّ

“Telah dekat datangnya saat itu dan telah terbelah Bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrik) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: ‘(Ini adalah) sihir yang terus menerus’. Dan mereka mendustakan (Nabi) dan mengikuti hawa nafsu mereka, sedang tiap-tiap urusan telah ada ketetapannya,” (Al Qamar Ayat 1-3).

Ilmuan Mencoba Meneliti Mukjizat Nabi Muhammad Dan Inilah Hasilnya

Terkait fakta lain yang dapat dibuktikan mengenai mukjizat Nabi Muhammad nabi ini bisa dilihat dalam sebuat buku berjudul ‘Sains dalam Alquran’ yang ditulis Nadiah Thayyarah, didalamnya menyebutkan bahwa dahulu cayaha bulan dahulu pernah ada namun Allah mematikannya sementara saat bulan mengalami pembelahan.

Allah befirman mengenai hal ini dalam Al-Quran :

وَجَعَلْنَا اللَّيْلَ وَالنَّهَارَ آيَتَيْنِ ۖ فَمَحَوْنَا آيَةَ اللَّيْلِ وَجَعَلْنَا آيَةَ النَّهَارِ مُبْصِرَةً لِّتَبْتَغُوا فَضْلًا مِّن رَّبِّكُمْ وَلِتَعْلَمُوا عَدَدَ السِّنِينَ وَالْحِسَابَ ۚ وَكُلَّ شَيْءٍ فَصَّلْنَاهُ تَفْصِيلًا

“Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang, agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas,”. (Surah Al Isra’ Ayat 12).

Ayat tersebut menunjukkan adanya suatu fakta ilmiah yang baru bisa diketahui umat pada abad ke-20, yaitu bahwa bulan pada mulanya adalah sebuah planet yang menyala. Petunjuk Alquran mengenai hal ini cukup jelas.

Para pakar astronomi akhir-akhir ini menemukan bahwa bulan pada awalnya menyala, kemudian cahayanya lenyap dan ia menjadi benda mati.

Masyaallah Sugguh maha benar Allah dengan segala firman-Nya. Beruntunglah kita sudah menjadi seorang muslim, inilah hadiah terbesar dari Allah untuk kita semua. semoga penjelasan ini bermanfaat bagi kita semua.

Sumber : Tgk Habibie M. Waly S.TH

0 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *